Polri Tangkap Penyebar Hoaks Terkait “PKI Diizinkan di Indonesia”

Sebar Hoaks PKI Diizinkan di Indonesia, Pendukung Prabowo-Sandi Ditangkap
53 Pemirsa

Pemilik akun Whatsapp dan Facebook dengan nama Lutfhie Eddy ditangkap aparat kepolisian karena telh menyebarkan berita bohong atau hoaks terkait peresmian keberadaan PKI di Indonesia.

Pria berinisial LES (55) ditangkap Polri pada Jumat (5/7/2019) di Jakarta Selatan.

“Tersangka menyebarkan dan mengirimkan postingan melalui akun Whatsapp dan Facebook miliknya,” ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Rabu (10/7).

Dedi menjelaskan, LES menyebarkan hoaks bahwa Istana telah meresmikan PKI dibolehkan di Indonesia ke grup percakapan WhatsApp bernama Joglo Semar Gugat.

Selain di Grup WA, tersangka juga menyebarkan ke akun Facebook nya berupa gambar dengan keterangan “Dokter ini salah apa??? #PoliTIKUS dan #penDUNGU pendukung Jokopet sudah hilang akal sehat dan #INAelectionObserverSOS #MATINYA demokrasi #MEMALUKAN!!!!

Lebih lanjut kata Dedi mengatakan tujuan LES dengan mengunggah hal-hal tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap salah satu pasangan calon dalam pemilihan presiden tersebut.

Sementara barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka, satu telepon genggam merk Samsung S9 warna dan satu SIM card.

Atas perbuatannya itu, tersangka dikenai Pasal 45A ayat 2 Jo Pasal 28 ayat 2 tentang Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 14 Ayat 2 UU Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 207 KUHP dengan ancaman hukuman pidana enam tahun penjara dengan denda paling banyak Rp1 Miliar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here