Presiden Jokowi: WNI di Malaysia Harus Punya Paspor

Presiden Jokowi: WNI di Malaysia Harus Punya Paspor
238 Pemirsa

Presiden Joko Widodo mengingatkan agar semua warga negara Indonesia (WNI) harus memiliki Paspor. Hal itu dikatakan Jokowi selepas menghadiri konsultasi tahunan ke-12 Indonesia-Malaysia. Presiden Jokowi bertemu dengan masyarakat Indonesia di Sarawak yang digelar di Stadium Perpaduan, Kuching Sarawak, Malaysian, Rabu (22/11/17).

“Semuanya harus pegang paspor, yang belum pegang paspor segera urus di Konjen (Konaulat Jenderal),” tegas Jokowi.

Jokowi juga meminta jangan sampai ada WNI yang tidak punya paspor karena dalam proses pengurusan paspor dipersulit. Oleh karena itu, Presiden berjanji dalam proses pengurusan paspor tidak ada pungutan lain selain harga resmi dan pelayanan yang cepat di KBRI maupun di konsulat jenderal.

Ia pun telah memerintahkan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia dan juga Konsul Jenderal RI Kucing, Johar Gultom untuk memberikan kemudahan dalam proses pengurusan paspor.

“Saya tidak mau rakyat kita tidak pegang paspor gara-gara ada yang mainin masalah paspor,” tegasnya lagi.

Selain paspor, Presiden juga mengingatkan agar anak-anak Indonesia yang lahir memilliki akte kelahiran. Akta kelahiran tersebut akan menjadi pegangan hukum ketika mereka dewasa.

“Untuk yang belum memiliki akte kelahiran, Jokowi meminta agar diurus di konsulat jenderal. Jangan sampai anak-anak kita tidak memiliki akte kelahiran, karena anak-anak kita semuanya harus sekolah,” jelasnya.

Presiden juga menghimbau agar anak-anak yang berada di Sarawak untuk bersekolah. Dalam konsultasi tahunan ke-12 yang baru saja diikutinya, Presiden telah meminta ke PM Najib untuk membangun sekolah.

Tahun ini telah dibangun 19 Community Learning Center (CLC) tempat sekolah. Target sampai Juli 2018 adalah 50 CLC sekolah. Jangan sampai ada anak-anak Indonesia yang tidak sekolah. Sebab masa depan Indonesia berada di pundak anak-anak ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here