Rayakan Natal, Panglima TNI: Terorisme dan Hoaks Harus Diberantas

0
207
Rayakan Natal, Panglima TNI: Terorisme dan Hoaks Harus Diberantas

Didepan ribuan prajurit TNI dan Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI umat Kristiani, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan pesan Natal dan mengajak seluruh prajurit dan keluarga besar TNI untuk melakukan renungan dan refleksi diri.

Hadi mengatakan bahwa peristiwa Natal adalah peristiwa kelahiran Yesus Kristus yang datang ke dunia untuk membawa perdamaian dan keselamatan kepada umat manusia.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal,” kata Panglima mengutip Ayat Alkitab dari Injil Yohanes 3:16 pada Perayaan Natal Bersama Keluarga Besar TNI se-Gartap 1/Jakarta Tahun 2017 di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (12/1/18).

Hadi menyebut bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar dan majemuk, serta serat dengan perbedaan. Satu contoh nyata Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan beragama.

“Oleh karena itu, melalui pesan Natal ini saya mengajak umat Kristiani untuk semakin bijak, terus memelihara dan memperkuat harmoni kerukunan dan toleransi sebagai bangsa,” ujarnya.

“Tapi jika kita lalai dan kurang rajin memelihara harmoni dan toleransi, maka akan terjadi benturan bahkan konflik yang selalu berdampak kerugian dan penderitan,” imbuhnya.

Hadi mengingatkan seiring berjalan modernisasi, liberalisasi kehidupan manusia dapat berdamapak negatif atas kehidupan masyarakat Indonesia.

Salah satu dampaknya, kata dia, bangsa Indonesia masih banyak menghadapi permasalahan, bahkan ancaman serius datang dari dalam atau dari luar negeri.

“Antara lain munculnya tatanan baru, cyber, peristiwa dalam bentuk kejahatan terorisme, dan narkoba. Yang tidak kalah menghawatirkan adalah selebaran media sosial yang mampu membuat instabilitas keresahan masyarakat, mobilisasi massa atau konflik dari informasi kurang jelas atau hoaks,” jelas Hadi.

“Semua ancaman ini tak boleh dibiarkan dan harus diberantas,” tambah dia. Karena itu masyarakat diimbau agar terus mewaspadai kemunculan pertikaian, terorisme dan perpecahan akibat penyebaran berita hoaks.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here