Rizieq Shihab Tak Akan Minta Situng Disetop Jika Prabowo-Sandi Menang, Kalau Kalah Beda Lagi

Rizieq Shihab Tak Akan Minta Situng Disetop Jika Prabowo-Sandi Menang, Kalau Kalah Beda Lagi
217 Pemirsa

Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab menyarankan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno segera mendesak KPU menghentikan real count.

Terkait desakan itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin tak heran jika Rizieq meminta hal itu. Menurut jubir TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily, saran itu tidak akan dilontarkan jika Prabowo-Sandiaga menang.

“Ya pasti minta dihentikanlah, lha wong soalnya hasilnya juga menunjukkan kekalahan kubu Prabowo-Sandi. Sudah dapat ditebak bahwa para pendukung 02, termasuk Habib Rizieq, akan meminta KPU untuk menghentikan situng yang hasilnya memang memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf. Mungkin ceritanya akan lain kalau situng itu akan memenangkan mereka,” kata Ace, saat dihubungi, Jumat (3/5/2019).

Hasil situng sementara, kata Ace, juga sama dengan lembaga survei kredibel dan data real count yang dimiliki TKN.

“Situng KPU juga hasilnya akan sama dengan hasil rekapitulasi C1 dalam ‘war room’ yang kami miliki,” ujarnya.

Politikus Golkar itu pun dengan tegas menolak jika situng KPU dihentikan. Sebab, dari situng KPU, masyarakat akan lebih mudah memantau dengan cepat hasil real count KPU.

“Kami tentu tak setuju jika Situng KPU itu dihentikan. Masyarakat masih membutuhkan rekapitulasi lebih cepat hasil pemilu. Bahkan kami mendesak kepada KPU agar jangan terlalu lambat dalam menginput data hasil perhitungan C1 ini. Bagi kami, lebih cepat lebih bagus,” jelas dia.

Sebelumnya, imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab menyarankan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi segera mendesak KPU menghentikan real count. Hal itu agar tidak membentuk opini yang jelek di masyarakat, yang akhirnya membingungkan masyarakat.

Namun KPU menegaskan sebagai lembaga yang hanya tunduk pada undang-undang pihaknya tidak akan menjalankan saran sang habib.

“KPU tidak akan tunduk dan pihak mana pun, itu prinsip, dari pihak mana pun kami tidak akan tunduk dan kami akan membuktikan itu,” tegas Komisioner KPU Wahyu Setiawan di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (2/5).

“KPU hanya tunduk kepada UU,” tambah dia menegaskan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here