Sawit RI Tidak Rusak Lingkungan

Sawit RI Tidak Rusak Lingkungan
Sawit RI Tidak Rusak Lingkungan
50 Pemirsa

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan angkat biacara terkait diboikotnya produk sawit asal Indonesia oleh

Parlemen Uni Eropa. Pemboikotan produk sawit ini kata Luhut berkaitan dengan isu perusakan lingkungan dan hutan (deforestasi).

Menurut Luhut, isu yang deforestasi yang sering dilempar oleh parlemen Uni Eropa ini sama sekali tidak benar.

Ia menilai isu tersebut dilempar karena Indonesia dianggap berbahaya bagi keberlangsungan bisnis minyak nabati mereka.

“Kita, pemerintah sepertinya ditekan terus karena alasannya deforestasi, itu kan tidak benar,” ujarnya saat ditemui di Kantor BPK,

Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Luhut menegaskan, jika isu tersebut benar tidak mungkin Indonesia masih menjadi negara penghasil carbon credit terbesar di dunia.

Artinya, Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan penyerapan karbon dioksida terbesar di dunia.

“Sebetulnya itu karena kita ini penghasil carbon credit terbesar di dunia, saya ulangi, terbesar di dunia,” ucapnya.

Selain itu lanjut Luhut, produk minyak nabati asal Indonesia juga masih sangat dibutuhkan oleh negara-negara eropa. Hanya saja selama

ini pemerintah tidak menyadari hal tersebut.

Tercatat beberapa makanan yang dihasilkan oleh negara eropa menggunakan minyak sawit asal Indonesia.

“Jadi barat itu sangat membutuhkan kita, kita saja yang selama ini tidak sadar itu,” jelas Luhut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here