Sesalkan Puisi Sukmawati, Guntur: Keluarga Besar Bung Karno Sejak Kecil Didik Syariat Islam

70 Pemirsa

Bidikdata – Kontroversi pembacaan puisi yang dibawakan oleh Sukmawati Soekarnoputri terus menuai kritikan. Pasalnya puisi tersebut dinilai telah melecehkan umat Islam.

Terkait hal itu, keluarga besar Presiden Pertama RI, Soekarno angkat bicara. Guntur Soekarnoputra memastikan seluruh keluarga Bung Karno sejak kecil dididik dan diajarkan keagamaan sesuai syariat Islam.

“Sebagai anak tertua, saya saksi hidup, bahwa seluruh anak Soekarno dididik oleh Bung Karno dan ibu Fatmawati Soekarno sesuai ajaran Islam,” kata Guntur dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (3/4/18).

Guntur meyakinkan, “Kami diajarkan syariat Islam dan Bung Karno pun menjalankan semua rukun Islam termasuk menunaikan ibadah haji,” ujarnya.

Meski demikian, atas nama keluarga besar Bung Karno, Guntur mengaku menyesalkan atas puisi Sukmawati yang dibacakan di gelaran Indonesia Fashion Week 2018 itu.

Akan tetapi pria yang akrba disapa Mas Tok ini menegaskan bahwa puisi yang dibuat Sukmawati sama sekali tidak terkait dengan pandangan dan sikap keluarga Bung Karno, mengenai ajaran agama Islam.

“Itu pendapat pribadi Sukmawati, tidak ada urusannya dengan pandangan dan sikap keluarga,” jelasnya.

Oleh karena itu Guntur memilih tidak mau mengomentari lebih jauh mengenai puisi adiknya itu. Ia berharap agar Sukmawati segera meluruskan.

“Saya juga yakin puisi Sukma tersebut tidak mewakili sikap keimanannya sebagai seorang muslimah, dan saya ingin Sukma segera meluruskannya,” katanya seraya meluruskan apa yang sudah diperbuat Sukmawati.

Sebelumnya puisi yang dibacakan oleh Sukmawati Soekarnoputri dengan judul “Ibu Indonesia” membuat jagat dunia maya gempar. Pasalnya, dalam puisi tersebut disinggung tentang penggunaan cadar dan lantunan azan yang menghiasi kehidupan masyarakat Indonesia.

Kedua kata tersebut merupakan hal sensitif. Apalagi, Sukmawati mengakui dan menyadari tidak mengerti tentang syariat Islam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here