Survei SMRC : Jawa Barat Kini Berpaling Ke Jokowi

Survei SMRC : Jawa Barat Kini Berpaling Ke Jokowi
57 Pemirsa

Survei terakhir menunjukkan tingkat dukungan publik terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) di wilayah Jawa Barat semakin meningkat. Di Jabar, elektabilitas Jokowi saat ini lebih tinggi dibanding Prabowo Subianto.

Hal itu diketahui berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC). “Pasca-Pemilihan Presiden 2014, kecenderungan dukungan untuk Jokowi terus menguat, baik dalam simulasi pertanyaan spontan maupun head to head dengan Prabowo,” ujar Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan di kantor SMRC, Jakarta, Kamis (2/11/2017).

Secara top of mind, jika pilpres digelar saat ini, responden di Jabar paling banyak menyebut nama Jokowi dengan 25,7 persen. Adapun Prabowo Subianto mendapat 22,0 persen, Susilo Bambang Yudhoyono 1,3 persen, dan nama lainnya masih di bawah 1 persen, sementara 45,5 persen responden tidak menyebutkan calon presiden yang akan dipilih.

“Jokowi mendapatkan dukungan terbanyak, bersaing ketat dengan Prabowo dan nama-nama lain di bawah 2 persen,” kata Djayadi.

Dengan simulasi dua nama, jika pilpres digelar hari ini, Jokowi juga tetap mengungguli Prabowo. Sebanyak 48,8 persen responden memilih Jokowi dan 43,5 persen memilih Prabowo. Sisanya 7,7 menjawab tidak tahu.

“Dukungan terhadap Jokowi mengalami peningkatan sekitar 7,5 persen, sedangkan Prabowo turun 8,5 persen dibandingkan dengan hasil survei pada Mei 2017 lalu,” kata Djayadi.

Djayadi menambahkan, survei-survei sebelum Pilpres 2014 menunjukkan dukungan terhadap Prabowo tinggi di Jabar. Hasilnya, suara Prabowo-Hatta Rajasa menang di bumi Pasundan tersebut.

Hasil rekapitulasi suara Pilpres 2014 tingkat provinsi Jabar, pasangan Prabowo-Hatta unggul dengan perolehan suara 14.167.381 atau 59,78 persen.

Sementara itu, pasangan Jokowi-JK mendapat suara 9.530.315 atau 40,22 persen.

Djayadi mengatakan, apabila tren penguatan dukungan Jokowi terus berlanjut, peluang Jokowi unggul dalam Pilpres 2019 di Jabar semakin besar.

Ia memaparkan, dukungan Jokowi dan Prabowo terpolarisasi. Jokowi unggul di kalangan pemilih Partai Nasdem, PKB, PDI Perjuangan, dan Golkar.

Sementara Prabowo unggul di kalangan pemilih Partai Gerindra, PKS, Demokrat, PAN, PPP, dan Hanura.

“Jokowi sementara ini juga unggul di kalangan yang belum menentukan pilihan partai,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here