Tanamkan Nilai Pancasila ke Generasi Muda, DPRD Jabar dapat Dukungan Ketua MPR

71 Pemirsa

Jakarta – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendukung langkah Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat yang membuat terobosan membangun kerja sama dengan MPR RI dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila ke generasi muda Jawa Barat. Sebagai wakil rakyat yang langsung bersentuhan dengan kehidupan masyarakat Jawa Barat, anggota DPRD dituntut kreatif dalam mendekatkan diri dengan kalangan muda.

“Penanaman nilai-nilai Pancasila yang akan dilakukan tak boleh semata bernuansa seminar yang terkesan kaku dan tak menarik. Tantangan terbesar para wakil rakyat saat ini adalah bagaimana memperpendek jarak antara para wakil rakyat yang sebagian besar berasal dari generasi Gen X (kelahiran 1965-1980) dan Baby Boomer (1944-1964) dengan Gen Z (kelahiran 1998-2010) dan Milenial (kelahiran 1981-1997),” ujar Bamsoet dalam keterangan tertulis, Jumat (17/1/2020).

Hal itu disampaikannya saat menerima rombongan anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Kamis (16/1/2020). Rombongan Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat yang hadir antara lain Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sabil Akbar; Sekretaris Sadar Muslihat, dan para anggota antara lain Tina Wiryawati, Raden Tedi, Abdy Yuhana dan Ruhyat Nugraha.

Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini memaparkan survei terbaru Alvara Research Center 2020 yang memotret perilaku generasi X dan milenial yang kecanduan Internet, cashless, kerja cerdas dan cepat, multitasking, dan suka jalan-jalan.

“Pendekatan dari para wakil rakyat kepada gen X dan milenial juga harus khusus. Mereka tak suka disuruh-suruh, diceramahi, apalagi digurui. Tapi mereka sangat kooperatif untuk diajak berkolaborasi. Karenanya, jika para generasi muda bangsa tak paham tentang Pancasila, sejatinya kitalah para senior yang patut disalahkan. Kita harus ingat pesan Ki Hadjar Dewantara dalam konsep pendidikan, Tut Wuri Handayani, dari belakang memberikan dorongan,” terang Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menambahkan, kolaborasi antara MPR RI dengan DPRD tak hanya akan dilakukan pada Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat saja. Tak menutup kemungkinan berbagai DPRD provinsi maupun kabupaten/kota lainnya juga akan diajak bergabung.

“Sudah waktunya kerja sama parlemen di tingkat pusat maupun daerah ditingkatkan. Sebagai sesama wakil rakyat, kita punya tujuan yang sama dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Sekaligus menjadi teladan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang Pancasilais, yang sesuai dengan jati diri bangsa. Dengan contoh baik yang kita berikan, generasi muda akan memiliki role mode yang tepat. Sehingga generasi muda kita tak menjadikan tokoh dari luar negeri sebagai role modelnya,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here