Tanggapi Materi Gugatan Tambahan BPN ke MK, KPU: Paslon Capres-Cawapres Penuhi Syarat

Tanggapi Materi Gugatan Tambahan BPN ke MK, KPU: Paslon Capres-Cawapres Penuhi Syarat
Tanggapi Materi Gugatan Tambahan BPN ke MK, KPU: Paslon Capres-Cawapres Penuhi Syarat
235 Pemirsa

Komisioner KPU Wahyu Setiawan memastikan pihaknya sudah memeriksa pasangan capres-cawapres 2019 secara administratif. KPU menegaskan seluruh paslon sudah memenuhi syarat saat melakukan proses pendaftaran.

KPU bahkan telah bekerja cermat memeriksa persyaratan Paslon, dan hasilnya seluruh Paslon Capres-Cawapres telah memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“KPU dalam menentukan pasangan calon itu memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat, itu kan melalui proses yang teliti, cermat, begitu. Sehingga dua pasangan calon presiden dan wakil presiden baik nomor urut 01 dan 02 itu, ya, semuanya memenuhi syarat,” kata Wahyu, Senin (10/6).

KPU pun siap memberikan penjelasan terkait materi baru gugatan BPN di MK. Namun, KPU juga akan berkoordinasi dengan MK sebelum menjawab revisi gugatan ini.

“Bahan gugatan dari BPN 02 tentu akan kita jawab dengan dalil yang dapat dipertanggungjawabkan, salah satunya termasuk hal itu akan kita jawab. Tetapi persoalannya apakah dari sisi peraturan MK, dimungkinkan ada perbaikan? Gitu. Kita akan menjawab atau tidak, KPU akan bertanya kepada MK,” ujarnya.

Sementara itu, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari mengatakan, dalam proses penanganan sengketa perselisihan hasil pemilu (PHPU) pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) tidak terdapat jadwal perbaikan gugatan.

Dia menilai, gugatan pertama yang disampaikan oleh pemohon merupakan dasar bagi KPU untuk menyampaikan jawaban.

“Jadi, untuk persidangan PHPU pilpres tidak ada jadwal perbaikan gugatan. Tidak ada,” ujar Hasyim ketika dikonfirmasi wartawan Selasa (11/6).

Kondisi tersebut, kata dia, berbeda dengan proses penanganan PHPU pileg yang terdapat jadwal untuk perbaikan gugatan. Sehingga, menurut dia, apa yang sudah disampaikan pada saat permohonan terdahulu akan menjadi dasar KPU menjawab gugatan PHPU pilpres dari BPN.

“Kalau tidak ada jadwalnya maka dapat diasumsikan bahwa ya apa adanya yang sudah disampaikan atau diajukan ke MK itulah yang akan jadi dasar KPU menjawab gugatan,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here