Tangkap Penculik Ninoy Karundeng

Tangkap Penculik Ninoy Karundeng
Tangkap Penculik Ninoy Karundeng
240 Pemirsa

Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212, Bernard Abdul Jabbar, diperiksa oleh Polda Metro Jaya sebagai saksi terkait kasus penculikan dan penganiayaan salah satu pegiat media sosial, Ninoy Karundeng.

Peristiwa penculikan dan penganiayaan terhadap salah satu relawan Jokowi itu terjadi pada 30 September 2019, di Masjid Jami Al Falah Pejompongan, Jakarta Pusat.

 Saat ini Polisi tengah memeriksa Sekjen PA 212 Bernard Abdul Jabar terkait penculikan dan penganiayaan tersebut. Adapun total pelaku pengroyok yang ditangkap ada 8 orang.

Ketua Media Center PA 212, Novel Bamukmin, saat dikonfirmasi mengaku belum bisa menjelaskan secara detil.

“Iya. Sedang dimintai keterangannya,” kata Ketua Media Center PA 212, Novel Bamukmin, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (7/10/2019).

“Intinya sudah di Polda, diminta keterangannya bersama pengurus masjid yang lain,” tambah Novel.

Novel sendiri telah menerima surat panggilan dari Polda Metro Jaya untuk hadir sebagai saksi kasus penculikan Ninoy Karundeng. Novel diminta hadir di Markas Polda Metro Jaya pada 10 Oktober nanti.

Saat ditanya apakah Bernard diperiksa terkait kasus Ninoy, NOvel menjawab, “Ada kemungkinan ke sana,” jawab Novel.

Sebagai informasi,  Ninoy mengaku jadi korban penculikan oleh sekelompok orang pada saat aksi unjuk rasa di Pejompongan, Jakarta Pusat, Senin (30/9).

Saat di lokasi, Ninoy diketahui tengah mengambil gambar pengunjuk rasa yang terkena gas air mata. Lalu ada oknum massa yang merampas ponsel genggamnya.

Ninoy sempat diinterogasi di salah satu tempat sebelum akhirnya dilepaskan. Ia kemudian membuat laporan ke Polda Metro Jaya pada Rabu (2/10).

Proses hukum harus tetap ditegakkan, untuk itu aparat kepolisian diharapkan dapat menangkap para pelaku pengeroyokan agar tidak ada yang seenaknya dalam negara ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here