Tiga Kelompok Dalangi Kerusuhan Wamena

Tiga Kelompok Dalangi Kerusuhan Wamena
Tiga Kelompok Dalangi Kerusuhan Wamena
145 Pemirsa

Kepolisian Republik Indonesia terus mendalami aksi kerusuhan Wamena yang terjadi pada 23 September 2019 lalu.

Polri menduga ada tiga kelompok yang menjadi dalang kerusuhan tersebut. Tiga kelompok itu adalah Komite Nasional Papua Barat (KNPB), United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), dan kelompok bersenjata.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra menjelaskan, Polri masih mendeteksi akan adanya aksi kerusuhan lanjutan.

“Seluruh aparat keamanan di Papua, baik TNI dan Polri bersiaga dan beri jaminan keamanan,” ungkap Asep di Mabes Polri, Jakarta, Senin (7/10).

Terkait pengamanan, Asep mengatakan, pihaknya telah mengirim 6 ribu personel gabungan untuk menjaga kawasan Wamena.

Sebelumnya, pihaknya sudah menetapkan 13 orang tersangka. Angka itu naik dari sebelumnya yang hanya berjumlah 7 orang tersangka.

Dri angka tersebut, lanjut Asep mengatakan 10 di antaranya sudah ditahan, sementara 3 lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Mereka ini aktivitasnya melanggar hukum karena menghasut orang lain agar melakukan kejahatan. Disangkakan Pasal 160 KUHP [Kitab Undang-Undang Hukum Pidana],” ujarnya.

Para tersangka telah melanggar hukum, dan terlibat perusakan barang, Adapun kata Asep mereka disangkakan Pasal 170 KUHP. Tersangka juga melakukan pembakaran sehingga dikenakan Pasal 187 KUHP.

“Ini yang menjadi dasar mereka diproses di penegakan hukum. Barbuk (barang bukti) yang diamankan ada 34 buah batu yang digunakan untuk menyerang, satu unit motor yang terbakar, satu unit kendaraan Hi-lux, juga rekaman video. Rekaman ini kita sita sebagai bukti petunjuk, ini yang juga diviralkan sebagai hoaks,” jelas Asep.

Tentunya untuk menjaga agar Wamena tetap kondusif, masyarakat Wamena diharapkan turut membantu aparat menjaga situasi kondusif di Papua dan tidak terprovokasi isu-isu yang disebarkan kelompok anti Pemerintah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here