Survei Populi : Tingkat Popularitas Presiden Jokowi Capai 97,1 Persen

Tingkat Popularitas Sejumlah Tokoh Pemerintahan Dan Politisi Menempatkan Presiden Joko Widodo Tertinggi
14 Pemirsa

Bidik Data – Hasil terbaru survei yang dilakukan Populi Center mengenai penilaian masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla selama tiga tahun masa kepemimpinannya. Hasilnya, mayoritas masyarakat merasa puas terhadap kinerja Jokowi-JK, khususnya dalam bidang pembangunan infrastruktur yang dinilai bercorak “Indonesia Sentris”.

Direktur Populi Center, Usep S Ahyar mengatakan, “Indonesia Sentris” yang dimaksud adalah pembangunan tidak hanya terpusat di pulau Jawa saja, melainkan ke seluruh tanah air.

Terkait pembangunan ‘Indonesia-sentris’, 77,5% masyarakat setuju dengan kebijakan pembangunan Jalan Tol Lintas Sumatera, 75,8% masyarakat setuju dengan proyek Trans Papua, dan 73,6% masyarakat setuju dengan pembangunan rel kereta di Sulawesi.

Hasil Penilaian Publik Terhadap Sejumlah Kebijakan Pemerintah Jokowi-JK

Presiden Jokowi juga menjadi figur pemerintah yang paling dikenal oleh responden, dengan prosentase sebesar 97,1 persen, kemudian diikuti Jusuf Kalla, Megawati, Prabowo dan seterusnya.

Hasil survei popularitas 12 Figur pemerintahan dan politisi

Dari survei itu, Populi Center mencatat nama Presiden Joko Widodo masih menempati urutan pertama dalam elektabilitas, yakni sekitar 48,3 persen. Sementara, di urutan selanjutnya ada nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan ‎26 persen.

“Di bawah Prabowo ada nama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dengan 4,1 persen, disusul Gubernur DKI Anies Baswedan 3,4 Persen,” katanya.

“Lalu, ada juga nama Mahfud MD dengan 1,3 persen, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dengan 0,8 persen, Gubernur Jawa Timur Soekarwo 0,3 persen. Posisi Ketua MPR Zulkifli Hasan berada di posisi paling buncit dengan 0,2 persen suara,” sambung Nova.

Berikut ini elektabilitas capres versi survei Populi Center:

Hasil survei elektabilitas beberapa tokoh jika pemilu dilakukan hari ini

Untuk hasil survei yang menyatakan bahwa ada perubahan dalam 3 tahun kepemimpinan Jokowi-JK 78,5% masyarakat setuju. Sementara 13,4 persen lainnya merasa tidak ada perubahan dan 4,6 persen merasa ada kemunduran. Oleh karena mayoritas masyarakat merasa akan adanya perubahan, berbanding lurus dengan hal tersebut, 64,9 persen masyarakat Indonesia yakin pemerintahan Jokowi-JK akan membawa Indonesia menjadi lebih baik.

Sementara itu, Usep menuturkan kebijakan Jokowi-JK yang dirasa paling bermanfaat untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat adalah pembagian sejumlah kartu, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Indonesia Sejahtera (KIS).

Sebesar 50,7% responden merasa pembagian kartu-kartu ini bermanfaat. Lalu, sebanyak 8,4% responden merasa kebijakan pembangunan tol di Sumatera, Sulawesi dan Jawa bermanfaat untuk masyarakat. Kemudian proyek 35.000 mengawatt listrik dirasa bermanfaat sebesar 7,2%.

Survei dilakukan pada 19-26 Oktober 2017 di 34 provinsi di Indonesia. Jumlah sampel sebanyak 1.200 responden dan dipilih secara acak (multistage random sampling). Margin of error dalam survei sebesar -/+ 2,8% dengan tingkat kepercayaan 95%.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here