TKN Jokowi-Ma’ruf Dorong Pemerintah Bantu Kepulangan HRS

TKN Jokowi-Ma’ruf Dorong Pemerintah Bantu Kepulangan HRS
TKN Jokowi-Ma’ruf Dorong Pemerintah Bantu Kepulangan HRS
200 Pemirsa

Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf menyebut ada yang sengaja menggiring opini bahwa seolah pemerintah akan kembali menjerat Rizieq Shihab saat kembali ke Indonesia.

Meski demikian ia menilai, pemerintah siap membantu kepulangan pentolan FPI itu.

Direktur Informasi dan Publikasi TKN Jokowi-Ma’ruf, Dwi Badarmanto menegaskan tidak ada upaya kriminalisasi karena kasusnya pun sudah dihentikan.

Dwi menambahkan, bahwa pihaknya mendorong pemerintah membantu kepulangan HRS ke Indonesia karena sejumlah kasusnya sudah di SP3 oleh kepolisian.

Oleh karena itu, pemerintah berkewajiban melindungi warga negaranya di luar negeri dan tidak akan mengintervensi terkait permasalahan HRS

“Kan sudah SP3 (di kepolisian). Masa mau ‘dikasuskan’ kembali,” jelas Dwi dalam keterangan tertulinya, Kamis (25/10).

Dwi mengatakan, baik TKN maupun pemerintah tidak mempermasalahkan kepulangan HRS. Menurutnya dalam kasus ini barkan masyarakat sendiri melihatnya.

“Kalau mau pulang, silakan pulang saja. Pemerintah pasti siap memberi bantuan jika dibutuhkan untuk kepulangan HRS,” tegas dia.

Timses, lanjut dia juga tak khawatir dengan kedekatan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dengan Rizieq, akan mempengaruhi Pilpres.

Kubu Jokowi akan fokus kepada kampanye positif dan menjual keberhasilan pemerintah.

“TKN akan fokus pada postive campaign, di mana terus memberikan pendidikan politik ke publik soal prestasi dan kinerja Pak Jokowi selama ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mengatakan Rizieq Shihab akan berubah jika Pemerintah mengizinkannya pulang sebelum Pilpres 2019 tanpa ada kriminalisasi.

“Kalau dipulangkan, Habib Rizieq tak akan mengganggu, artinya kita kembali nol-nol. Habib Rizieq dengan kelompoknya tidak akan menaikkan isu kriminalisasi ulama dan penista agama,” ucap Novel seperti dilansir dari cnindonesia.com, Rabu (24/10).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here