Ulama Adalah Warisan Para Nabi Tidak Asal Lantik Orang Liberal Menjadi Ulama

0
153

Bidikdata – Penampilan dua calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang mendadak Islami saat ini disorot oleh netizen. Menurut netizen hal tersebut merupakan kehebatan strategi capres petahana Jokowi yang bisa mengubah orang dari yang jarang shalat menjadi pura-pura Islam dan pura-pura jadi Ulama.

Sejak lama Prabowo Subianto yang mengaku dirinya berkiblat ke Barat dan besar di lingkungan keluarga kristen langsung memasang simbol-simbol keIslaman. Sementara cawapresnya Sandiaga Uno yang notabene lulusan sekolah Katolik Pangudi Luhur mendadak santri dan tidak lama kemudian mendadak ulama.

Menurut netizen status Sandi terus menanjak dalam waktu singkat dan semua itu berkat Jokowi. Pemberian predikat itu menuai banyak kritik dan juga menjadi menarik di tengah persaingan untuk merebut suara umat sebanyak-banyaknya pada tanggal 17 April 2019 dalam rangka menuju kursi RI nomor satu dan nomor dua.

Menurut Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid cawapres  Sandiaga Uno disebut-sebut sudah setara dengan kategori ulama.

“Menurut saya sih Pak Sandi itu ya ulama, dari kacamata tadi. Perilakunya, ya perilaku yang juga sangat ulama, Beliau melaksanakan ajaran agama, Beliau puasa Senin-Kamis, salat duha, salat malam, silaturahim, menghormati orang-orang yang tua, menghormati semuanya, berakhlak yang baik, berbisnis yang baik, itu juga satu pendekatan yang sangat ulama. Bahwa kemudian Beliau tidak bertitel ‘KH’ karena memang Beliau tidak belajar di komunitas tradisional keulamaan,” kata Hidayat di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/9).

Padahal sebelumnya Presiden PKS Sohibul Iman sendiri menegaskan bahwa Islam Prabowo adalah Islam abangan.

“Saya tegas katakan, bukan. Pak Prabowo bukan muslim yang taat, bukan muslim santri. Dia adalah muslim abangan, saya katakan,” ujar Sohibul Iman saat memberi ceramah di acara silaturrahmi Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Kamis (26/7/2018) malam.

Predikat ulama yang disematkan kepada Sandi diperkirakan dilontarkan sebagai politisasi untuk menutupi ‘krisis legitimasi’ di kubu Prabowo-Sandi karena lawan mereka, Jokowi, menggandeng ‘ulama 100%’.

Analisis itu dibuat oleh Guru Besar Politik Islam Universitas Negeri Sunan Kalijaga, Noorhaidi Hasan ketika dimintai pendapatnya tentang pernyataan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid bahwa Sandiaga Salahuddin Uno adalah juga seorang ulama.

Menurut Noorhaidi titel ulama tidak serta merta mendahului nama dari sang penyandangnya dalam penggunaan sehari-hari dan di beberapa daerah digunakan sebutan berbeda-beda.

Di Jawa Timur dan Jawa Tengah, seorang ulama biasanya bergelar Kyai Haji atau disingkat KH sebagaimana KH Ma’ruf Amin. Di Jawa Barat dikenal gelar Ajengan dan di Nusa Tenggara Barat ulama dikenal dengan sebutan Tuan Guru.

Status baru Sandiaga ini mengundang komentar dari warganet di media sosial. Komentar mereka beragam, mulai komentar serius hingga lucu. Seperti akun Twitter @satpamsosmed, yang bergurau dengan sindiran, agar masyarakat sekarang harus berhati-hati mengomentari Sandi. Karena jika tidak, bisa-bisa disebut menistakan ulama.

“Jadi intinya jika ada yang menghina Sandi (padahal sesuai fakta), bisa langsung dikatakan menistakan ulama,” kicau @satpamsosmed, Rabu (19/9).

Beberapa cuitan nyeleneh juga disampaikan warganet lain, yang mengkaitkan Sandi dengan pelantun tembang ‘Sesuatu’.

“Sandiaga Uno jadi ‘ulama’, Syahrini tetap jadi ‘ulala’,” kicau @pakzam.

Warganet lain juga ada yang mempertanyakan kredibilitas Sandi dengan status sebagai ulama. Seperti disampaikan pemilik akun @CilokUcok yang menuliskan bahwa ulama atau kiai haruslah pandai dan mengerti tentang Alquran.

“Di tempat saya kalo jadi imam di mushola harus lulusan PONPES kalo jadi ulama/kiai harus pintar, pandai dan mengerti tentang hadist dan makna ALQUR’AN minimal hafidlaz. Punten pak Sandi ada dimana ya?” kicau @CilokUcok.

Pertanyaan lain juga dilontarkan warganet di akun Instagramnya Sandiaga, @sandiuno.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here