Wakapolri Luruskan Tak Ada Negoisasi di Mako Brimob Tapi Proses Penanggulangan Secara Soft Approach

85 Pemirsa

Bidikdata – Wakapolri Komjen Syafruddin menegaskan tidak ada proses negoisasi dalam mengakhiri aksi napi teroris di Rutan Salemba cabang kelapa dua, Depok, Jawa Barat, tetapi proses penanggulangan yang soft approach.

Wakpolri menyatakan operasi Polri berakhir di Mako Brimob pukul 7.15, Kamis (10/5/2018). “Tidak ada negosiasi, karena sudah serahkan diri. Jadi semua proses penanggulangan, bukan negosiasi,” tegas Syafruddin.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal mengungkapkan bahwa insiden di Markas Korps Brimob Kelapa Dua, Depok, pada Selasa (8/5/2018) malam berawal dari keributan antara tahanan dan petugas kepolisian.

Keributan tersebut bermula dari penolakan pihak keluarga narapidana terorisme saat polisi hendak memeriksa makanan yang dibawa. Ketika itu pihak keluarga bermaksud menjenguk salah satu narapidana terorisme.

Akibat insiden tersebut lima polisi gugur dan satu narapidana tewas dalam insiden tersebut. Satu narapidana terorisme itu ditembak karena melawan dan merebut senjata petugas.

Syafruddin menambahkan saat ini pihaknya sedang mengisolasi para napi yang menyerahkan diri. Menurutnya hampir 90 persen dari 156 napi menyerahkan diri setelah 36 jam melakukan aksi penyanderaan di rutan yang berada di komplek Mako Brimob Kelapa Dua.

“Sekarang sedang melakukan sterilisasi, kalau  hitungan kita sampai terakhir semuanya sudah keluar, dan saya bisa pastikan 99 persen tidak ada korban dalam proses ke depan,” papar dia,

Dengan demikian, diharapkan seluruh rakyat Indonesia mendukung pihak Polri terkhusus Densus 88 Antiteror dalam memerangi aksi-aksi teroris dan tidak lengah terhadap terorisme.

Masyarakat Indonesia juga memberikan respect terhadap Polri yang benar-benar memperhitungkan setiap tindakan yang diambil dalam meredusir situasi dan keadaan yang mungkin lebih buruk di Mako Brimob jika tidak melakukan soft approach.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here