Waspada Kekejaman KKSB Jelang HUT OPM di Papua

Waspada Kekejaman KKSB Jelang HUT OPM di Papua
Waspada Kekejaman KKSB Jelang HUT OPM di Papua
160 Pemirsa

Jelang hari ulang tahun (HUT) OPM pada 1 Desember 2019 mendatang, kekejaman kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) perlu diwaspadai.

Mereka tak segan-segan untuk melakukan aksi militer separatis, salah satunya dalah dengan menyandera 1.300 warga dan mengakibatkan seorang anggota Brimob tewas demi eksistensinya.

Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polhukam) sudah mempersiapkan antisipasi menjelang hari ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1 Desember mendatang.

Pihaknya mengatakan, hal yang menjadi penanganan kelak merupakan antisipasi terkait dengan bidang politik. Sementara terkait pengamanan, hal itu sudah berlangsung dengan sendirinya karena sudah ada standar yang jelas.

OPM sebenarnya bukanlah berjuang atas nama Papua. Mereka adalah segelintir orang yang mengaku Papua Namun sebenarnya sedang dimanfaatkan oleh orang lain atau bisa jadi orang asing atau berkepentingan asing.

Lebih tepatnya, OPM adalah pengkhianat bangsa dan penghianat kepada bumi cenderawasih. Papua yang damai selalu dibuatnya penuh ancaman dan kekacauan.

Ulang tahun OPM sangat tidak perlu dirayakan karena OPM hanya ingin menodai sesama anak bangsa. Pengkhianatan yang mereka lakukan telah menggerogoti kedamaian tanah Papua.

Yang jelas OPM telah banyak melakukan propaganda secara underground melalui internet untuk memperoleh simpati internasional dengan mengeksploitasi permasalahan HAM di Papua.

Propaganda tersebut pun ternyata cukup efektif bagi OPM untuk mencari dukungan yang ditunjukkan dengan banyaknya lembaga Penggiat HAM yang memberikan perhatian pada aktivis Papua Merdeka, antara lain Amnesty Internasional, Human Right Watch, Komnasham, Kontras dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, ulang tahun OPM sendiri haruslah diwaspadai. Jangan sampai para pengkhianat NKRI terus-menerus mengancam kedamaian di Bumi Papua. Semua pihak harus bisa bersikap dan bertindak demi Papua yang maju dan damai.

Tak menutup kemungkinan OPM dan organisasi sayapnya akan membuat percikan huru-hara dalam peringatan ulang tahunnya.

Jangan sampai rasa persatuan kita terkoyak oleh segelintir orang yang ingin melepaskan diri dari pangkuan NKRI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here