WN Australia yang Berbohong Jadi Korban Begal Merusak Citra Pariwisata Bali

WN Australia yang Berbohong Jadi Korban Begal Merusak Citra Pariwisata Bali
WN Australia yang Berbohong Jadi Korban Begal Merusak Citra Pariwisata Bali
138 Pemirsa

Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa menyayangkan ulah turis Australia, Emma Bell (25), yang berbohong demi mendapatkan klaim asuransi perjalanan.

Menurut dia, modus semacam ini perlu diwaspadai dan dijadikan pelajaran di kemudian hari. Sebab, kabar bohong untuk kepentingan pribadi itu mengorbankan kepentingan orang banyak yang lebih besar.

Kabar begal yang sudah viral dan tayang di media Australia tersebut berpotensi merusak citra Bali. Akibat, pemberitaan yang tidak benar itu membuat Bali seolah menjadi daerah yang rawan jika dikunjungi.

“Sudah telanjur diberitakan begitu kan sempat membuat citra kita tidak bagus,” kata Astawa ketika dihubungi, Rabu (11/12/2019).

Astawa mengucapkan terima kasih kepada polisi yang mengusut kasus tersebut. Berkat penyelidikan polisi, bisa diketahui bahwa ternyata Emma mengalami kecelakaan murni dan bukan pembegalan.

Sebelumnya Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali Kombes Andi Fairan mengatakan, pihaknya langsung bergerak setelah ada pemberitaan turis Australia, Emma Bell (25), menjadi korban begal di Canggu, Badung, Bali.

Dengan terkuaknya kebohongan yang dilakan WN Asutralia tersebut membuktikan bahwa Bali aman dan nyaman untuk dikunjungi oleh turis domestik dan mancanegara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here